Lecehkan PA 212, Rahmad Effendi Dilaporkan Korlabi

Posted on

BEKASI, ViFO — Calon Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dilaporkan Koordinator Bela Islam (Korlabi) atas dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik PA 212. Pelaporan tersebut terkait pernyataan Rahmat Effendi yang menyebut 212 sebagai politik serakah.

Rahmat Effendi disebut menyampaikan tudingan itu saat memberikan pidato di acara Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) di Graha Artika Wulansari, Bekasi Februari lalu.

Sekjen Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) Novel Bakmumin mengaku membawa bukti saat melaporkan petahana itu.

“Bukti di media online dan dari YouTube. Sebenarnya banyak di YouTube tapi banyak yang ditenggelamkan. Tapi masih ada yang muncul dan bukti itu yang kami bawa,” kata Novel Bakmumin di Mabes polri, Jakarta Pusat, Jumat (4/5).

“Kami melaporkan yang bersangkutan soal dugaan provokasi, penghasutan dan ujaran kebencian,” sambungnya.

Pihaknya telah melampirkan rekaman video yang memuat pernyataan Rahmat beserta bukti cetak pemberitaan di media online sebagai bukti tambahan bagi polisi. Laporan tersebut telah diterima dengan nomor LP/B/588/V/2018/Bareskrim.

Menurut Novel, ada beberapa pernyataan Rahmad Efendi yang membuat Persaudaraan Alumni 212 marah.

“Gerakan 212 merupakan gerakan politik yang serakah, pada hal gerakan 212 bukan gerakan politik,” ujarnya.

Ketua Korlabi 212 Damai Hari Lubis mengatakan bahwa tidak hanya di Jakarta, Alumni 212 di kota-kota lain juga akan melakukan hal yang sama terhadap petahana Bekasi Kota tersebut.

“Ini banyak yang akan melaporkan. Seperti Surabaya dan Banten. Ini sudah jadi masalah hukum, jadi tinggal penyidik yang akan menindaklanjuti,” ujarnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *