Geng Ster Berulah Di Depok, Seorang ABG Terluka

Posted on

DEPOK, transpagi.com — Tawuran antar anak muda terjadi di Tugu AMD, Jalan Raya Arco, Bojongsari, Kota Depok, mengakibatkan satu orang terluka. Kasus ini dipicu aksi cyber war di WhatsApp. “Motif sementara karena saling ejek antara pelaku dengan korban melalui WA,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro.

Kami telah mengamankan 9 orang terkait perkelahian dan mengakibatkan seorang luka-luka. Salah seorang yang kami amankan bernisial W (16), dan mengakui penganiayaan itu. Sedangkan yang lainnya masih dalam pendalaman. Peristiwa pembacokan yang disebut sebagai serangan gangster itu jadi viral di media sosial. Dalam peristiwa itu, satu orang mengalami luka bacok, yakni AS (17).

Mereka ditangkap di tiga lokasi, yakni di Ciledug, Larangan, Kota Tangerang, serta Bojonggede pada Senin, 28 Mei 2018. Kasus masih dalam pengembangan. Pengeroyokan yang terjadi pada Jumat (25/5) di Jalan Raya Arco, Bojongsari, Kota Depok dan pelaku disebut-sebut merupakan anggota gangster dari ‘Geng Swiss’.

“Di daerah tersebut sudah sering kita pergoki anak-anak yang berkumpul dan kami bubarkan. Belum lama  ini  bahkan ada yang kami tangkap karena diindikasikan akan melakukan tawuran,” kata Kepala Tim Jaguar Polresta Depok Iptu Winam Agus saat di kantornya, Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Rabu (30/5/2018).

Winam menceritakan, Tim Jaguar pernah menangkap ABG tanggung yang hendak melakukan tawuran pada Sabtu (26/5) malam lalu. Para ABG tanggung itu membawa senjata tajam. “Bawa sajam (senjata tajam) gede-gede, malam Minggu kemarin. Cuma karena orangtuanya dari kampung mereka pada datang dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi, ya nggak kita serahkan ke Polres, jadi perjanjianlah,” ujarnya.

“Pihaknya sudah memetakan beberapa lokasi yang rawan tawuran di Kota Depok. Lewat pemetaan itulah polisi  sering berpatroli menyentuh lokasi tersebut,” ujar Winam menambahkan.

Namun, para pelaku seakan berkucing-kucingan dengan aparat kepolisian. Mereka bubar ketika mengetahui kedatangan polisi.  “Kita ya tentu patroli ke sana karena kan sifat kita itu Jaguar kan pencegahan sebelum terjadi. Yah jadi akan patroli ke sana, kecuali ada ajakan dari reskrim untuk penangkaapan atau penyergapan yah kita siap,” ujarnya. (K-2)

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *